LONDON, TELISIK.ID - Inggris akan membayar orang-orang yang membuka rumahnya untuk orang-orang Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia.

Melansir Reuters.com, pemerintah Inggris mengatakan, skema baru yang disebut “Rumah untuk Ukraina” akan mengizinkan pengungsi dari perang datang ke Inggris, meskipun mereka tidak memiliki ikatan darah.

Inggris akan membayar tiap orang sebesar 350 poundsterling atau sekitar Rp6,5 juta per bulan jika mereka menawarkan pengungsi sebuah kamar atau rumah sementara untuk jangka waktu minimal enam bulan.

Perdana Menteri Boris Johnson telah berusaha untuk memperlihatkan Inggris sebagai negara yang ikut membantu akibat invasi Rusia – yang dianggap Rusia sebagai “operasi militer khusus” – usai mendapat kritik atas keterlambatannya dalam menerima pengungsi warga Ukraina.

Anggota parlemen dari semua partai politik telah mendesak pemerintah agar warga Ukraina mendapat visa dan tes biometrik sebelum tiba di Inggris.