KENDARI, TELISIK.ID - Bocah itu masih terlalu kecil untuk bekerja. Tapi tekadnya yang kuat untuk membeli handphone tanpa harus membebani orang tua, membuatnya rela berjualan minuman keliling.
Dialah Samuel. Sehari-hari dia berjualan di sekitar Jembatan Teluk Kendari. Ia tinggal bersama kedua orang tua dan empat saudaranya di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Ayahnya yang bekerja sebagai nelayan dan ibunya buruh pabrik, bisa dikatakan kehidupan keluarga Samuel tidak terlalu kekurangan.
Namun Samuel yang kini duduk di SMP kelas 7, tidak mau bermanja pada kedua orang tuanya. Ia memiliki pemikiran yang cukup dewasa dan lebih memilih bekerja dibanding harus membebani dua orang tuanya dalam memenuhi kebutuhannya.
"Awalnya saya dimarahi ibu berjualan di jembatan. Tapi lama-kelamaan tidakmi. Saya disuruh saja hati-hati kalau menyeberang perhatikan kendaraan dari kiri dan kanan," ujar Samuel dengan senyuman polosnya, saat diwawancarai Telisik.id, Kamis (5/4/2022).
