Baca juga: Jadi Mualaf, Pria Ini Belajar Salat dari Sang Istri

Baca juga: Jenderal Purn Barhim Turun 'Main' Lumpur di Mata Air Jompi

Seiring perjalanan waktu, Robby akhirnya berhasil menguasai seluk beluk kendaraan roda dua. Ia lalu memilih mandiri dan membuka usaha tambal ban dalam di poros Jalan Ir. H. Alala Bypass.

Melihat beberapa orang teman dan keluarganya yang telah menjadi mualaf, ia pun mendapatkan ilham dan berniat untuk menjadi seorang mualaf. Sedikit demi sedikit, pendapatannya dari usaha tambal ban dia sisihkan untuk membeli baju koko dan perlengkapan alat salat.

Dia ingin ketika mengucapkan dua kalimat  syahadat di hadapan Imam masjid, ia sudah siap melaksanakan salat lima waktu.