Salah satu yang membuatnya membenci Islam adalah karena menurutnya ajaran agama Islam itu tidak ada yang baik. Banyak berita menyebut Islam identik dengan terorisme, radikalisme, ajarannya ngawur, dan sebagainya.
“Yang saya tahu Islam itu gak ada yang baik. Sugesti atau berita yang masuk ke dalam diri saya tentang Islam semuanya negatif, yah terorisme, radikalisme, ajarannya ngawur, tukang kawin,” tambahnya dilansir dari Hops.id.
Baca Juga: Kagum Umat Islam Rajin Beribadah, Wanita Ini Putuskan Mualaf
Filipus Kristian kemudian tiga tahun menjadi seorang Muslim dan melakukan serangkaian penyelidikan guna menemukan keburukan-keburukan Islam. Ia bahkan sampai masuk pesantren untuk lebih memperdalam dan mencari tahu perihal pendidikan terorisme yang selama ini didengung-dengungkan oleh banyak pihak diajarkan dalam agama Islam.
Ternyata usahanya tak membuahkan hasil. Ketika menempuh pendidikan di pesantren, dirinya sama sekali tak menemukan adanya ajaran terorisme hingga mondok bertahun-tahun, dia sama sekali tak menemukan adanya ajaran terorisme atau radikalisme di ponpes itu. Ia kemudian memilih untuk menjadi mualaf sesungguhnya. Dia memutuskan berpindah agama dan memeluk Islam dengan keikhlasan batin. (C)
