MUNA, TELISIK.ID - Apes dialami Laode Abdul Alim Rahmad Ishak, salah seorang dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syarif Muhammad Raha, Kabupaten Muna.
Gegara sikapnya yang menginginkan adanya perubahan di kampus, ia malah dipecat dari kampus tempat ia mengajar.
Alim yang telah mengajar di STAI Syarif Muhammad Raha sejak tahun 2014 silam mengaku, sudah berusaha semaksimal mungkin sebagai Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPMP) agar mutu dan kualitas kampus tersebut bagus.
Namun dari segi fisik saja seperti pagar, misalnya, sampai sekarang belum ada hingga sapi berkeliaran bebas dalam areal kampus. Padahal, ada dana untuk pembangunan yang dibayarkan oleh mahasiswa saat pertama kali masuk kuliah. Belum lagi dana SPP, pendaftaran KKN/PPL, ujian proposal, ujian skripsi dan wisuda.
Mirisnya lagi, kurang lebih 3 tahun terakhir ini, beberapa mahasiswa semester akhir kerap datang mengeluh padanya terkait transaksi jual beli skripsi.
