5. Rambut tipis atau rontok

Rambut tipis, rontok, atau tidak tumbuhnya jenggot dan kumis juga bisa menjadi ciri-ciri laki-laki mandul. Hal ini karena pertumbuhan rambut, jenggot, atau kumis, salah satunya dipengaruhi dengan produksi hormon testosteron.

Seperti yang diketahui, hormon testosteron juga berkaitan erat dengan produksi sperma. Penurunan kadar hormon testosteron akan berdampak pada rendahnya jumlah sperma dan selanjutnya berkaitan dengan kemandulan.

6. Hilangnya kemampuan mencium bau (anosmia)

Ciri-ciri laki-laki mandul yang satu ini sebenarnya spesifik jika dialami oleh penderita sindrom Kallman. Kondisi ini merupakan salah satu jenis hipogonadisme hipogonadotropik, yang akan menyebabkan berkurangnya produksi hormon seksual. Hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya kemandulan.