"Secara historis, dukungan untuk Israel jelas menyebabkan ketegangan dengan sekutu di kawasan. Ada orang yang mempertanyakan apakah dukungan AS untuk Israel sebanding dengan perselisihan yang ditimbulkannya dengan sekutu AS lainnya,” ujar Koplow.

Tetapi sekutu AS di Timur Tengah telah belajar untuk berurusan dengan Israel.

Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya tidak lagi memprotes hubungan AS-Israel seperti yang mereka lakukan pada 1970-an dengan melakukan embargo minyak.

Pasalnya, AS sekarang memiliki banyak sumber minyak dan harga minyak mentah anjlok.

Di sisi lain, Iran secara terbuka mendukung Hezbollah di Lebanon serta Hamas di Tepi Barat dan Gaza. Kedua kelompok tersebut berperang melawan Israel.