KENDARI, TELISIK.ID - Polemik penambangan pasir Nambo kini menemui titik terang, setelah dilakukan peninjauan langsung beberapa waktu lalu. Pemerinta Kota (Pemkot) Kendari kini merumuskan tiga kesimpulan yang akan diambil ke depannya.

Dari hasil koordinasi tersebut, Pemkot Kendari merumuskan tiga hal, di antaranya rekomendasi jangka pendek, menengah dan panjang:

Rekomendasi penyelesaian jangka pendek, yaitu pembangunan kolam retensi yang dilakukan oleh pengelola tambang, pengaturan pembuatan regulasi terkait proses pengelolaan tambang pasir Nambo

Lalu rekomendasi penyelesaian jangka menengah, yaitu wali kota mengusulkan Gakkum DLHK (Direktorat Jendral Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) terkait proses izin tambang.

Kemudian rekomendasi penyelesaian jangka panjang, yaitu melakukan percepatan revisi RT/RW dan mengakomodir aktivitas penambangan ke rencana ruang pola serta pengendalian ruang.