Dikutip dari Detik.com, salah satu cuitan yang melancarkan kritik berbunyi seperti ini:
"Pertanyaan: Kenapa Tompi suka membuat film tentang perempuan tapi nggak pernah melibatkan perempuan? Jawaban: Ya ini kan sesuai kebutuhan. Kalau kami perlu tahu tentang perempuan kami akan tanya perempuan," tulis seorang warganet.
Jawaban-jawaban Tompi terhadap kritikan tersebut juga dinilai kontroversial. Dalam sebuah acara diskusi film yang digelar lewat platform Space di Twitter, Tompi mengutarakan sederet pendapatnya. Salah satu yang kemudian menjadi sorotan adalah sebagai berikut:
"Co host kita juga bilang, kita nggak bisa kontrol gimana orang berpikir. Sekarang secara harfiah biologisnya oranglah, kalau ngelihat cewek seksi kira-kira, laki-laki yang mungkin tak punya pelampiasan bakal tergoda nggak untuk berbuat yang nggak-nggak, iya kan?" begitu ucapan Tompi yang dipotong lalu disebarkan.
Untuk lebih jelasnya, simak fakta-fakta Film "Selesai" berikut ini, seperti dilansir dari Suara.com:
