KENDARI, TELISIK.ID - Kecerdasan kerap dimaknai hanya perihal prestasi belajar ilmu eksakta.

Hal itu mengakibatkan terabaikannya pengembangan kecerdasan yang lain. Akibat buruk lainnya memandang remeh orang yang kurang cakap dalam ilmu-ilmu eksakta.

Perspektif demikian itu berbahaya jika dikembangkan dalam pendidikan. Penyeragaman hanya terhadap satu kecerdasan akan sama halnya dengan mengharuskan monyet, ikan, kura-kura, gajah untuk dapat memanjat.

Howard Gardner mengemukakan bahwa ada delapan jenis kecerdasan yang dimiliki manusia. Masing-masing dari kecerdasan itu mewakili seseorang dalam memproses informasi dengan cara terbaik.

Menurut psikolog Harvard itu, bisa saja seseorang baik dalam satu kecerdasan, atau bisa juga tidak pada orang lain. Hal ini sebagaimana terangkum dalam bukunya yang berjudul Frames of Mind.