KENDARI, TELISIK.ID - Sebagai seorang Muslim, kita perlu berhati-hati dalam memperoleh rezeki. Jangan sampai rezeki itu justru diperoleh dengan cara yang batil, semisal mengambil hak orang lain.
Ketahuilah, pemberian terbaik yang Allah anugerahkan kepada seorang hamba adalah keimanan dan ketakwaan. Kekayaan hendaknya tidak menjadi kendala seseorang untuk bertakwa.
Pemberian yang sedikit, jika disyukuri dan dirasa cukup, itu lebih baik daripada banyak tetapi masih menganggapnya selalu kekurangan. Sehingga banyaknya harta bagi orang-orang yang tidak bersyukur kepada Allah, tidak ada faedahnya.
Dilansir dari islampos.com, ghasb secara bahasa artinya mengambil sesuatu secara zalim. Sedangkan menurut istilah fuqaha adalah mengambil dan atau menguasai hak orang lain secara zalim dan aniaya dengan tanpa hak.
Ghasb adalah haram. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
