Melansir Tempo.co, salah satu sumber PDIP menceritakan alasan Megawati mengumumkan Ganjar sebagai capres sehari sebelum lebaran, karena Megawati ingin memberikan "hadiah" kepada partainya. Megawati mengumumkan nama Ganjar sebagai capres setelah melalui proses menyendiri.

Diketahui saat ini elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dalam survei lembaga riset Indikator Politik Indonesia. Ganjar dinilai 'meredup' usai sikap penolakan terhadap Israel saat Indonesia menjadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20.

Baca Juga: Infografis: Ganjar Pranawo Tegaskan Tak Akan Tinggalkan PDIP

Survei yang digelar pada 8-13 April 2023 ini memberikan simulasi pemilihan presiden dari 19 nama calon yang tersedia. Prabowo pun unggul tipis dari Ganjar dengan perolehan 22,2 persen suara, sedang Ganjar sebanyak 19,8 persen.

"Prabowo menyalip Ganjar di survei kali ini. Pada survei Maret 2023, Ganjar nomor satu, (sedangkan) Prabowo tidak ada kenaikan. Dinamika sebulan terakhir memang antara Ganjar dan Prabowo," kata peneliti utama Indikator Burhanuddin Muhtadi dilansir dari CNNIndonesia.com. (C)