"Dajjal akan turun di lembah air Murqonah ini, maka orang yang datang kepadanya kebanyakan kaum wanita. Sehingga, seseorang akan pergi menemui sahabat karibnya, ibunya, anak perempuanya, saudara perempuannya, dan kepada bibinya untuk meneguhkan hatinya karena khawatir mereka akan pergi menemui Dajjal." (HR. Ahmad).
Hadis ini sama sekali bukan bermaksud merendahkan wanita. Dalam buku “al-Mausu’ah f? al-Fitan wa al-Malahim wa Asyrati as-Sa’ah”, Dr. Muhammad Ahmad al-Mubayyadh menjelaskan, banyak di kalangan wanita yang mengikuti Dajjal. Karena gampang tergoda dengan syahwat dunia, dan tidak begitu mengedepankan akalnya sebagaimana laki-laki.
Sementara itu, fitnah Dajjal yang begitu menggoda di saat kondisi dunia kala itu begitu memprihatinkan. Misalnya, api diperlihatkan menjadi air, sebaliknya air diperlihatkan bagai api dan berbagai fitnah lainnya sangat sulit dilawan jika tak berbenteng keimanan.
Melansir kemenagmajalengka.id, banyak dari pengikut Dajjal adalah kaum wanita. Karena kebanyakan kondisi iman wanita di akhir zaman sangat rapuh. Nabi menganjurkan jika Dajjal datang di suatu negeri, maka ikatlah wanita-wanita kalian dengan tali pada tiang supaya mereka tidak pergi mengikuti Dajjal.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis Ibnu Umar, Nabi Shallallahu 'alaihi wassallam bersabda,
