“Musda dilakukan secara bergilir. Itu karena DPP, khususnya Ketua Umum kita, Pak Bahlil Lahadalia, ingin menghadiri langsung setiap musda di seluruh provinsi,” ujar Abu Hasan saat ditemui di kantornya, Senin (28/7/2025).

Setelah Musda Gorontalo rampung, Abu Hasan mengatakan agenda berikutnya diperkirakan menyusul di Sulawesi Selatan atau Sulawesi Tengah, sebelum akhirnya giliran Sulawesi Tenggara.

“Kalau jadwal dari DPP sudah keluar, kami di daerah siap kapan pun. Semua persiapan teknis hampir rampung, tinggal menunggu aba-aba,” tambahnya.

Isu bahwa Musda tertunda karena adanya dinamika internal dibantah tegas oleh Abu Hasan. Ia memastikan tidak ada konflik yang menghambat jalannya proses.

“Tidak ada masalah internal atau eksternal. Semua masih dalam batas dinamika organisasi yang sehat. Apalagi Golkar adalah partai besar, dinamika itu biasa. Tapi semua akan cair saat pelaksanaan musda dimulai,” jelasnya.