"Ada yang mengejar Arema karena merasa kok kalah. Ada yang kejar Persebaya. Sudah dievakuasi ke tempat aman. Semakin lama semakin banyak, kalau tidak pakai gas air mata aparat kewalahan, akhirnya disemprotkan," kata Mahfud dilansir dari CNNIndonesia.com.

Mahfud menuturkan, tindakan aparat di Magelang akan menjadi evaluasi ke depan. Ia juga berjanji bakal mencari tahu peristiwa di balik tragedi ini. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali