KENDARI, TELISIK.ID - Makanan atau minuman tertentu memang akan terasa lebih nikmat ketika baru selesai dimasak. Tetapi dalam keadaan tersebut, jelas makanan itu masih dalam keadaan panas sehingga tidak baik untuk langsung dinikmati.
Melansir dari AKURAT.CO, jika merujuk dalam Islam, ketika makanan masih dalam keadaan panas, maka kita diajarkan untuk menunggu makanan tersebut agar berkurang kadar panasnya hingga menjadi hangat.
Secara medis, ternyata ajaran tersebut akan menjauhkan kita dari berbagai penyakit seperti mulut terluka akibat kepanasan dan lain sebagainya.
Sementara secara moral, hal itu mengajarkan kesabaran kepada kita dimana sifat penyabar harus selalu dilatih, salah satunya dengan menunggu makanan atau minuman siap untuk dinikmati.
Rasulullah SAW mencontohkan banyak hal soal adab menyantap makanan. Salah satunya melarang umatnya untuk meniup makanan dan minuman panas.
