Selain dilihat dari sisi kesehatan, meniup makanan atau minuman panas juga erat kaitannya dengan adab dan akhlak seseorang.
Meniup makanan agar cepat dingin seolah menandakan bahwa orang tersebut adalah orang yang rakus dan tidak sabar.
Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk makan secara perlahan, makan secara bersama-sama serta mendoakan makanan dan orang yang menyajikan makanan agar memperoleh keberkahan.
Dari Mu'adz bin Anas, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
"Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: "Alhamdulillaahilladzii ath'amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin" (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu." (C)
