"Saya menikam korban, karena saya kesal dengan dia. Saya dicekiknya, dia bilang saya menggelapkan uangnya. Saat dia menagih uang itu, saya bilang saya tidak menggelapkan uang, lalu saya dicekiknya. Karena dicekiknya, saya langsung lari ke rumah untuk mengambil pisau," kata Bendot di hadapan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra dan Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti.
Rupanya, di saat Bendot dicekik dan berlari pulang ke rumah, kedua pelaku lainnya, Darwis dan Erwin langsung menolong. Mereka hanya berpikir temannya dianiaya.
Lalu, Darwis pulang ke rumahnya dan mengambil satu buah linggis dan kembali menemui Abdul Dani. Tidak lama berselang, Erwin dan Bendot juga menemui Dani.
Baca juga: Menagih Uang, Lelaki Ini Tewas Dianiaya dengan Pisau dan Linggis
Baca juga: Ketua MUI Labura Tewas Dibacok Pria Gondrong Tetangganya Sendiri
