Singularity adalah AI yang kuat bila disandingkan. Namun Vinge membayangkannya dengan cara lain. Vinge membayangkan peningkatan bioteknologi atau elektronik dengan prosesor komputer dapat mengubah otak manusia menjadi lebih cepat dan lebih cerdas.

"Intinya adalah, begitu mesin mengambil alih proses melakukan sains dan teknik, kemajuannya begitu cepat, Anda tidak dapat mengikutinya," ucap seorang ilmuwan komputer di Universitas Louisville, Roman Yampolskiy dikutip dari Detik.com.

Baca Juga: Ternyata 5 Start Up Ini Buatan Israel

Yampolsky melihat masa depan itu di bidangnya sendiri. Kini peneliti AI menerbitkan jumlah pekerjaan yang banyak dengan kecepatan tinggi.

Seorang ilmuwan komputer di University of California, Irvine, Sameer Singh mengatakan bahwa kurangnya definisi yang konsisten untuk AGI dan Singularitas membuat konsep tersebut sulit untuk dipahami.