Dia ditarik kembali ke atas, ketika dia mengangkat kepalanya, dia melihat seorang pria yang sangat tua dengan jenggot putih yang panjang memegang tangannya. Pria itu kelihatannya sangat daif.
Sambil menyapu debu di tubuhnya dia bertanya pada pria tua itu: "siapakah anda?" Orang tua itu menjawab: "Akulah salat anda".
"Mengapa kamu begitu terlambat bantu saya? Wahai salatku, saya telah terjerumus ke dalam api neraka selama 70 tahun! Kenapa setelah tubuh saya hangus dan hampir hancur baru kamu datang selamatkan saya, kenapa ?"
Orang tua itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan berkata: "Apakah kau lupa?" Selama hidup di dunia, dulu kamu selalu laksanakan saya pada saat-saat akhir !!"
"Setiap kali Magrib kamu fokus pada sinetron TV dulu, zuhur kamu lewat, kamu lebih mementingkan kerja daripada saya. Salat asar dan subuh juga selalu di ujung waktu."
