Bukan hanya itu, jaringan air minum yang sudah terbangun tahun 2017 sebanyak 8 unit, 2018 ada 31 unit, 2019 berjumlah 15 unit, SPAM Desa Pentiro, jaringan perpipaan Watopute, SPAM Tampunabale dan SPAM Kontunaga.

Kemudian drainase, 2017 ada 84 titik, 2018 sebanyak 86 titik dan 2019 berjumlah 83 titik. Lalu, sanitasi yang terbangun, 2017 ada 16 unit, 2018 sebanyak 9 unit dan 2019 berjumlah 11 unit.

Baca juga: Hanafi Rais Kecelakaan di Tol Cipali, Begini Kondisinya

Di sektor pertanian, Kadis DTPHP Muna, La Ode Anwar Agigi menerangkan, pengembangan jagung kuning dengan luas lahan 4.846 hektar yang nilai pemasaranya 20 ribu ton. Nilai ekonomisnya mencapai Rp 63 miliar. Tahun 2020, jagung kuning telah di kirim ke Blitar, Jawa Timur (Jatim) sebanyak 100 ton.

"Untuk pengembangan jagung kuning, kita mendapat dukungan dari Kementan dan telah bekerja sama dengan PT Seger Argo Nusantara," sebutnya.