JAKARTA, TELISIK.ID - Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina menyambut baik peluncuran Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Namun politisi Fraksi PKS ini memberikan beberapa catatan berkaitan dengan penggunaan uang negara untuk masyarakat ini.

"Penerima manfaat BPUM harus tepat sasaran. Pemerintah harus dapat memperbaharui data dan memastikan validasinya sebelum menyalurkan bantuan. Ini sangat penting agar penerima manfaat bantuan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran," kata Nevi di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Selain itu kata Nevi, jangan sampai bantuan tersebut dimanfaatkan oleh pihak tertentu karena adanya persoalan data yang tidak tepat.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan insentif yang akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro, dengan nilai bantuan sebesar Rp 2,4 juta per penerima manfaat.