Setiap jenisnya, punya keuntungan dan kelemahan masing-masing. Contohnya, jika kamu atau pasangan punya riwayat infeksi jamur, hindari pelumas berbasis air.
Alasannya, karena ada kandungan gliserin yang sering memicu infeksi jamur di kelamin. Sementara jika kamu atau pasangan menggunakan kondom, tidak direkomendasikan untuk memilih pelumas berbasis minyak.
Pasalnya, minyak dapat melemahkan lateks yang membuat kondom jadi mudah robek. Kemudian untuk pelumas berbasis silikon, baiknya tidak kamu pilih jika ingin menggunakan mainan seks. Silikon dapat menyebabkan mainan seks jadi rusak. (C)
Penulis: Adinda Septia Putri
Editor: Kardin
