Itu disebut pertemuan perdana petinggi Taliban dengan pejabat tinggi China. Dalam pertemuan itu Wang dilaporkan meminta Taliban dapat membantu melawan kelompok ekstremis Uighur di Xinjiang yang kerap disebut East Turkestan Islamic Movement (ETIM).
Sejumlah analis menganggap pertemuan Wang dan Taliban itu memberi sinyal bahwa China ingin menjalin hubungan lebih dekat dengan Taliban.
Sejak berkuasa, Taliban juga beberapa kali menegaskan ingin menjalin hubungan yang erat dengan China.
Pada Jumat (3/9/2021), juru bicara Taliban, Suhail Shaheen menuturkan China juga berjanji tetap membuka kedubes di Kabul dan menggelontorkan sejumlah bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.
Shaheen menuturkan janji itu diucapkan Wakil Menteri Luar Negeri China Wu Jianghao saat berkomunikasi via telepon dengan anggota kantor politik Taliban di Doha, Abduh Salam Hanafi, beberapa waktu lalu.
