Imam Nawawi di dalam kitab Al Adzkar yang menukil perkataan Imam Ghazali yang mengatakan, "Ketahuilah, sejatinya menolak musibah dengan doa adalah termasuk takdir Allah."

Doa merupakan sebab untuk menolak musibah dan sekaligus sebab terwujudnya rahmat. Hal ini bagaikan perisai yang merupakan sebab untuk menangkis senjata atau air yang merupakan sebab tumbuhnya tanaman dari dalam bumi. Sebagaimana perisai dan anak panah yang saling menyerang dan menahan, demikian pula halnya doa dan musibah.

Dan dalam mengakui takdir, tidak disyaratkan untuk meninggalkan senjata saat perang. Allah  berfirman:

“Hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka.” (QS. An Nisaa:102).

Memang betul, Allah telah menakdirkan segala sesuatu, namun Allah jualah yang telah menakdirkan sebab-sebabnya.