1. Festival Potapaki Bagi Para Perantau

Kandea raksasa dalam Festival Potapaki. Foto: Ist.

 

Potapaki berasal dari kata po yang berarti saling, dan tapaki yang berarti bertanya kepada yang lebih tau atau yang lebih tua.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Desa Kulati, Burhanudin,  potapaki yang digelar tiga tahun sekali ini dimulai pada tahun 2006, atas inisiatif tokoh masyarakat Kulati bersama masyarakat perantau yang tengah membicarakan perihal kerinduan akan kampung halaman, hingga pembicaraan tentang pembangunan Desa Kulati.

Dari pembicaraan itu tercetus ide menyelenggarakan Potapaki, dengan dua tujuan mendasar, yaitu  menghilangkan kerinduan para perantau yang telah lama meninggalkan Kulati dengan menghadirkan berbagai tradisi dan kesenian maupun permainan tradisonal.