"Jangan kita terlalu berfikir bahwa sesuatu yang buruk itu adalah buruk, karena sesuatu yang buruk dalam pandangan manusia belum tentu buruk dalam pandangan Allah," jelasnya.

H. Jahada melanjutkan, esensi ibadah adalah beribadah untuk keridhoan Allah bukan untuk sebuah imbalan, termasuk imbalan dari Allah.

Baca Juga: Tetap Khusyuk Salat di Masjid Meski Berjarak

"Esensinya adalah ridholah kepada Allah agar kamu diridhoi. Imbalan itu sifatnya bisnis. Tak perlu mencari ridho, kita saja yang ridho maka Allah akan ridho," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, ridho yang dimaksud adalah manusia menerima dan mensyukuri segala kondisi yang ada dalam diri manusia.