“Sektor lainnya adalah sumber daya alam di bidang kelautan, sektor pangan yang jika dilakukan korupsi di sektor ini akan berdampak luas pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Sektor berikutnya pada layanan dasar yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur. Korupsi di sektor ini, menurut Anies, memiliki efek yang sangat besar pada kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kualitas perekonomian karena infrastruktur yang terganggu.
Bisnis ilegal, judi, narkoba, dan praktik-praktik korupsi lainnya menjadi perhatian utama Anies dan Muhaimin dalam pemberantasan korupsi.
“Kami berkomitmen bukan sekadar karena saat ini dalam tanggung jawab untuk menjadi presiden-wakil presiden dan dimintai komitmen di KPK. Komitmen kami untuk memerangi korupsi sudah dimulai sejak zaman dulu, sejak masa mahasiswa,” tandas Anies.
Anies dan Muhaimin diketahui sebagai mantan aktivis mahasiswa dan tercatat sebagai alumni dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta.
