Selain itu, kata Poengky, manfaat lain yang didapat dari kegiatan tersebut adalah semakin menguatkan kerja sama "P to P" (police to police) yang akan dapat meningkatkan kualitas kinerja Polri menjadi world class organization.
"Kerja sama itu bisa dalam bentuk pendidikan, pelatihan, lidik sidik kasus-kasus berdimensi transnasional dan sebagainya," ungkap Poengky.
Tidak hanya dari sisi penguatan kepolisian, kata Poengky, penyelenggaraan Konferensi Polwan Se-Dunia di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) 6-11 November 2020, juga mendukung upaya pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional.
"Pelaksanaan acara internasional dan kehadiran tamu-tamu internasional akan mampu membantu peningkatan ekonomi nasional melalui kunjungan-kunjungan ke tempat-tempat wisata di Indonesia," tutur Poengky.
Poengky juga juga akan tampil sebagai salah satu pembicara dalam Konferensi Polwan Se-Dunia, menilai bahwa Polwan Indonesia tidak kalah tangguh dari polisi laki-laki. (B)
