Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an.” (QS. Al-Najm: 39, Al-Kahfi: 110, dan 107-108, Al-Taubah: 82, Al-Furqan: 70). Keberkahan ilmu harus dimulai dengan niat yang lurus dan benar. Demikian pesan Imam az-Zarnuji (1981: 32) dalam kitab Ta'l?m al-Mutallim Thar?q al-Ta'allum . 

Beliau mengatakan, layaknya seorang penasihat ilmu meniatkannya untuk mencari keridhaan Allah SWT, mencari kehidupan akhirat, menghilangkan keegoisan dirinya sendiri dan orang-orang bodoh, menghidupkan agama dan melanggengkan Islam. Sebab, kelanggengan Islam itu harus dengan ilmu dan tidak sah kezuhudan dan ketakwaan yang didasarkan atas kecurigaan.

Selain niat, ilmu ditentukan oleh penilaian ilmu dan orang tuanya terhadap ilmu dan orang yang mengajarkan ilmu tersebut, yaitu guru. Az-Zarnuji mengatakan, “Ketahuilah, seorang murid tidak akan memperoleh ilmu dan tidak akan dapat ilmu yang bermanfaat, kecuali ingin mengagungkan ilmu, ahli ilmu, dan menghormati keagungan guru.”

Melansir dari idntimes.com, dalam Islam, pencari ilmu mendapatan berkah keutamaan yang luar biasa berikut penjelasannya:

1. Allah akan memudahkan jalannya menuju surga