Di kesempatan yang sama, Suhuzu menyampaikan sektor pendidikan bakal disediakan beasiswa bagi pelajar kategori kurang mampu dan berprestasi. Ini melingkupi jenjang pendidikan S1, S2, dan S3. Nantinya akan dianggarkan Rp 1 miliar pertahun untuk menyokong program tersebut.
Sehingga katanya, tidak ada lagi kesulitan bagi generasi Butur yang ingin melanjutkan pendidikan ke skala yang lebih tinggi.
"Melalui beasiswa pendidikan, ke depan saya bersama Abu Hasan bertekad mencetak sumber daya manusia terbaik yang kompetitif. Yang nantinya memiliki daya saing yang tinggi dan siap berkontribusi memajukan daerah. Termasuk di bidang kesehatan, setiap tahun pemerintah menyediakan Rp 7-8 miliar melalui program BPJS. Sehingga masyarakat bisa berobat secara gratis," jelas Suhuzu.
Program unggulan kelima, sambung Suhuzu, yakni menciptakan stabilitas kesetaraan gender dan jaringan telekomunikasi. Misalnya untuk penyusunan kabinet, yang akan menduduki Kepala Dinas (Kadis), camat, hingga lurah akan mengedepankan keseimbangan gender dan tentunya wajib kompeten, berkualitas.
"Termasuk peningkatan akses jaringan telekomunikasi akan diupayakan semua pelosok kelurahan dan desa bisa tersentuh. Yang nantinya dapat memberi rangsangan bagi pengetahuan maupun perkembangan daerah ke arah modern," tandas mantan Ketua KPU Butur itu. (B)
