"Saya Kepala Desa Tanggeao, putra Tolaki dan dari Tamalaki ingin menyampaikan beberapa hal terkait demo besar-besaran yang dilakukan anak Tamalaki yang sudah sangat anarkis. Ini tentunya kami tida sangat setuju dengan cara-cara seperti ini," jelasnya.

Tamalaki dibentuk, lanjutnya, bisa menjadi wadah atau mengayomi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait mulai dari kepolisian, TNI, maupun Pemda setempat untuk bisa melakukan aksi damai yang sifatnya edukasi dan positif.

"Bukan berarti demo-demo yang tidak jelas arah dan tujuannya, ini sangat kami tidak setuju," tegasnya.  

Baca juga: Mendadak Jatuh Miskin, Orang Kaya Ini Jual BMW hingga Mercy dengan Harga Obral

Menanggapi pernyataan beberapa tokoh masyarakat Tolaki dan masyarakat yang cenderung menyudutkan aksi Tamalaki yang berakhir ricuh Kamis (15/7/2021) kemarin, yang menyebabkan 4 orang polisi dan satu dari pihak Tamalaki terluka, Ketua Otadu Sultra, Zul Tobarasi, saat dihubungi Telisik.id melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021), membantah jika Formasi dalang dari kericuhan tersebut.