Dilansir dari Detik.com, sistem saraf simpatik berperan penting dalam mengontrol sejumlah fungsi tubuh, termasuk detak jantung dan tekanan darah. Sistem saraf simpatik ini adalah sistem saraf otonom yang bereaksi terhadap lingkungan luar untuk menjaga kestabilan tubuh.

Ketika jari terkena air, kapiler kecil darah di jari akan menyempit. Hasilnya akan ada penurunan volume darah di lapisan dalam jaringan lunak. Setelah itu, kulit tertarik ke dalam sehingga menciptakan lipatan yang terlihat sebagai kerutan atau keriput.

Baca Juga: Ternyata Ini Sebab Wanita Mudah Emosional saat Haid

Keriput bisa tercipta tak hanya karena air dingin, namun juga air hangat yang memberikan efek sama yakni pembuluh darah jari menyempit. Karena fenomena jari mengerut ini disebabkan oleh respons saraf yang tidak sengaja. Beberapa ahli biologi berpendapat bahwa aktivasi saraf simpatik ini memiliki fungsi evolusioner.

Salah satunya adalah kulit jari yang keriput mungkin akan memberikan cengkraman yang lebih baik dibandingkan tidak. Kulit yang keriput akan nampak seperti tapak ban sehingga jari bisa menggenggam benda yang basah lebih baik. (C)