Memiliki sendi yang sudah aus yang terjadi secara alami karena pertambahan usia sehingga mengganggu pergerakan dan menyebabkan rasa nyeri. Mengalami saraf kejepit pada bagian leher.
Mengalami cedera lecutan atau whiplash injury yang terjadi ketika melakukan gerakan yang terlalu cepat sehingga melukai jaringan lunak di leher. Mengalami gangguan kesehatan tertentu, seperti meningitis dan kanker, yang bisa menyebabkan sakit leher dan sebagainya.
Dilansir dari Kompas.com, pengobatan yang diberikan untuk sakit leher bagian belakang difokuskan untuk mengurangi rasa sakit dan melancarkan pergerakan leher, seperti:
1. Mengonsumsi obat anti nyeri untuk mengurangi rasa sakit dan inflamasi, serta mengonsumsi obat relaksan otot atau muscle relaxer untuk membantu pengobatan otot leher Melakukan terapi fisik untuk menguatkan otot dan tendon di leher, serta meningkatkan fleksibilitas.
2. Melakukan metode transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dengan mengalirkan arus listrik bertekanan rendah untuk menghilangkan rasa nyeri.
