- Rusaknya Orang-Orang Badui (417 H)
Imam as-Suyuthi mengungkapkan mengenai persitiwa tahun 417 H, ”Di masa itu, hanya orang-orang Mesir saja yang melaksanakan haji. Sedangkan penduduk Iraq serta wilayah Timur tidak melaksanakan haji, karena rusaknya orang-orang Badui.
Demikian juga tahun 418 dan 419 H, tidak ada seorang pun penduduk Timur yang melaksanakan haji. Tidak pula penduduk dari Mesir. Hanya sekelompok orang dari Khurasan yang bisa berhaji, dengan mengendarai kapal dari Kota Makran menuju Jeddah.” (Husn al-Muhadharah, 2/285)
- Penguasa Sibuk Memerangi Syirkuh (563 H)
Pada tahun 563 H, Mesir yang saat itu dikuasai oleh Fathimiyah yang berideologi Syi’ah terlibat pertempuran dengan Syirkuh—yang diutus oleh Nuruddin Zanki. Tetapi, pada saat itu juga Mesir meminta bantuan pasukan dari Nuruddin Zanki untuk melawan serangan pasukan Salib di Baitul Maqdis. Setelah mendapatkan pertolongan, Mesir justru ingin mengusir Syirkuh dan pasukannya. (lihat Tarikh al-Islam, 12/215)
