KENDARI, TELISIK.ID - Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Pemuda Indonesia khususnya pemuda Sulawesi Tenggara harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pesan itu diungkapkan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sulawesi Tenggara, Hidayatullah, memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, hari ini.

Menurut Hidayatullah, sejarah merupakan pembentuk karakter bangsa kita, termasuk sejarah mempertemukan antara masa lalu, saat ini dan cita-cita masa depan. Sejarah tidak akan mengaburkan jati diri dan identitas bangsa kita.

"Pemuda Indonesia dapat menggunakan media sosial untuk menggelorakan semangat juang, mewarisi sejarah dengan seluruh nilai-nilai juangnya dengan seluruh nilai-nilai kepeloporan pemuda Indonesia," ujar mantan Ketua KNPI Sulawesi Tenggara periode 2012-2016.

Ia juga berpesan, dalam menggunakan media sosial, para pemuda Indonesia harus tetap memiliki hakikat ke-Indonesia-an, hakikat cinta Tanah Air, tidak gamang melihat masa depan, tidak lekas menyerah, hakikat pemuda yang berkebudayaan Indonesia.