KENDARI, TELISIK.ID - Muhammad Arief Wijaya, siswa yang duduk di kelas XII Jurusan IPS SMAN 2 Kendari kembali dipanggil untuk menjadi petugas pengibar bendera pusaka di Istana Negara, 17 Agustus 2020.
Arief yang merupakan anak pertama dari enam bersaudara pasangan Sofyan (49) dan Rina Novianti (45), merasa sangat bangga dan bahagia bisa kembali mewakili Sultra dalam prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus 2020 nanti.
"Bangga dan senang karena dipercaya kembali untuk mengabdikan diri dalam tugas yang mulia ini," tutur Arief saat dihubungi Telisik.id.
"Dari 34 provinsi, ada 68 orang yang diseleksi dengan ketat sampai terpilih 8 orang, terdiri dari 5 putra 3 putri. Ini tugas mulia dan sakral yang dilakukan oleh pemuda/pemudi pilihan, kebanggaan tersendiri bagi saya karena bisa menjadi salah satu dari 8 orang tersebut," sambungnya.
Selain aktif dalam kegiatan Paskibraka, Arief juga aktif dalam seni bela diri taekwondo. Ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih Arief di 4 kejuaraan berupa 3 medali emas dan 1 medali perunggu.
