1. Pengakuan korban
Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi UHO berinisial RN dilakukan Prof B, pada 17 Juli 2022 lalu. Korban mengaku berani mengungkapkan kisah pilunya setelah peristiwa itu terjadi.
Korban menceritakan pada waktu kejadian, ia menemui pelaku untuk membawakan rekapan nilai di rumah sang dosen Prof B. Di rumah itu hanya ada RN, mahasiswa berinisial R dan pelaku.
Mulanya kata korban, sang dosen duduk berhadapan dan korban pun menyetorkan nilai, lalu pelaku memberikan uang kepada RN untuk biaya transportasi sebanyak Rp 100.000, namun RN sempat menolaknya, “Jangan mi pak ada ji uangku," kata RN, tetapi Prof B mengatakan "Ambil saja tidak apa-apa karena kamu sudah membantu saya," kemudian RN menerima uang itu dan mengucapkan terima kasih dengan berjabat tangan.
Namun, tiba-tiba saat pamit pulang korban mendapat perlakuan yang tak biasa dari Prof B. Pelaku ikut berdiri dan membuka masker korban lalu menciumnya.
