KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu tradisi yang dilakukan sebagian besar umat Islam di Indonesia saat momen adalah mudik. Karena sudah menjadi tradisi masyarakat, maka penting untuk mengetahui sejarah singkat hingga mudik ini menjadi tradisi jelang Lebaran.
Dikutip dari rri.co.id, kata mudik yang berasal dari singkatan 'mulih dilik', memiliki arti pulang sebentar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik juga berarti pulang ke kampung halaman.
Asal-usul istilah 'mudik' sendiri berasal dari bahasa Melayu 'udik' yang artinya hulu atau ujung. Pada masa lampau, masyarakat Melayu yang tinggal di hulu sungai sering melakukan perjalanan ke hilir sungai menggunakan perahu atau biduk. Setelah selesai urusan mereka, mereka kembali pulang ke hulu pada sore hari.
Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Idul Fitri Masih Stabil
Pada umumnya, dikutip dari itjen.kemdikbud.go.id, ada beberapa alasan mengapa masyarakat Indonesia melakukan tradisi mudik. Pertama, mudik merupakan bentuk penghormatan kepada orang tua dan keluarga besar di kampung halaman.
