KENDARI, TELISIK.ID - Menteri Agama Fachrul Razi akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Arab Saudi. Selain itu, juga menyiapkan dua skenario penyelenggaraan haji jika tetap diselenggarakan ataupun dibatalkan.
Pandemi virus corona membuat situasi di seluruh dunia tidak menentu. Arab Saudi bahkan telah menetapkan penutupan Mekah, Madinah, serta Riyadh pasca diumumkannya kasus kematian pertama sebanyak dua orang pasien positif COVID-19.
"Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua Kota Suci, Mekah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Fachrul dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2020).
Baca Juga : Update Harga Sembako, Wabub Wakatobi Lakukan Sidak
Persiapan layanan haji di Saudi seperti pengadaan layanan akomodasi, transportasi darat dan katering hingga saat ini tetap berjalan. Tetapi, pembayaran uang muka serta pengadaan layanan penerbangan ditunda untuk sementara menyusul adanya surat dari Menteri Haji dan Umrah Saudi.
