Dikutip dari wikipedia.com, setelah Perang Dunia II, terjadi krisis pangan di Jepang. Pada saat itu Jepang mendapatkan bantuan pangan berupa tepung terigu dari Amerika Serikat, yang banyak diolah menjadi roti.
Momofuku Ando, seorang pengusaha kelahiran Taiwan di Jepang, mencoba mencari cara menggunakan tepung terigu untuk menciptakan makanan yang diminati, tahan lama, dan murah. Setelah melalui metode coba-coba, akhirnya Ando penciptakan proses mengkukus, menggoreng dan mengeringkan mi gandum.
Baca Juga: Arab Saudi Kini Izinkan Pemegang Semua Jenis Visa Bisa Umroh
Pada tahun 1958 Ando mulai memasarkan produk ini dengan nama Chikin Ramen lewat perusahaannya, Nissin. Pada tahun 1971, Nissin memperkenalkan produk Cup Noodles, mi instan yang dijual bersama mangkok tahan panas sehingga semakin praktis dikonsumsi.
Produk ini mendapatkan inspirasi dari perjalanan Ando ke Amerika Serikat tahun 1966, ketika melihat eksekutif perusahaan supermarket Amerika menggunakan cangkir kopi untuk mencoba mi instan, karena tidak tersedianya mangkok. Inovasi ini membuat mi instan menyebar cepat di Amerika dan Eropa.
