"Bulan lalu jumlah penumpang hanya sekitar 75 sampai 80 orang. Bulan ini lebih menurun, penumpang hanya sekitar 60 sampai 65 orang. Lebih anjlok lagi penumpang yang dari pelabuhan Siwa tujuan Tobaku," katanya saat ditemui Telisik.id di pelabuhan Tobaku.

Lebih lanjut, Fadillah menuturkan, jika kehadiran armada baru akan semakin mempengaruhi jumlah penumpang setiap armada.

"Dari segi penumpang pasti berkurang satu kapal saja sudah berkurang, apalagi kalau dua tapi semuanya kita kembalikan ke pemerintah daerah karena mereka yang memiliki kewenangan penuh, kami cuma menjalankan sesuai keputusan dan prosedur yang ada," bebernya.

Meski demikian, pengelolah MV Trans JB berharap pihaknya berangkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Sampai saat ini, kami juga belum berniat membuka rute baru," pungkasnya. (A)