Syekh Hamdi bin Hamzah Abu Zaid, penulis dan peneliti meyakini jika tembok China dibangun Nabi Dzulkarnain. Ia juga menyebutkan secara detail penelitian dan bukti-buktinya ke dalam sebuah buku.

Namun, jika dilihat secara fisik, terdapat perbedaan yang sangat jelas antara tembok yang dibangun Nabi Dzulkarnain dengan tembok raksasa China. Tembok China terbuat dari susunan batu bata, sedangkan Al-Qur’an disebutkan tembok Dzulkarnain terbuat dari tumpukan besi yang dicampur dengan tembaga.

Baca Juga: Upin Ipin Meninggal Kuburannya Viral di Medsos, Netizen: Pantas Tak Ada Episode Beranjak Dewasa

Tembok China dibangun secara bertahap selama ratusan tahun dari berbagai dinasti yang memimpin China, di antaranya dinasti Hang dan Ming. Seemntara itu, penjelasan Al-Qur’an, tembok itu dibangun oleh suku bangsa yang meminta pertolongan kepada Nabi Dzulkarnain. Nabi Dzulkarnain pun menyatakan bahwa tembok itu tidak akan bisa dilewati dan dilubangi oleh Yajuj dan Makjuj.

3. Jabal Qaaf