Tak hanya itu, bentang alam tersebut menyebabkan terjadinya fenomena embusan angin katabatik yang kuat dari puncak-puncak pegunungan menuju lembah.

Baca Juga: Daftar Negara yang Legalkan Ganja, Nomor 4 Tetangga Indonesia

Angin katabatik sendiri merupakan embusan angin yang turun dari lereng akibat udara dingin di ketinggian.

Udara dingin yang padat itu berembus kencang menuruni lereng pegunungan karena gaya gravitasi. Kecepatan angin yang mencapai 322 kilometer per jam mampu memanaskannya sehingga menguapkan lapisan air, es, dan salju. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi