KENDARI, TELISIK.ID - Masa muda merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk beramal shaleh guna meraih ridha Allah Ta’ala.
Pemuda adalah orang-orang yang memiliki jiwa yang kuat, semangat tinggi, dan harapan besar.
Sebagimana nikmat-nikmat lainnya, usia muda pun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Ta’ala.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak akan bergesar kaki seorang manusia dari sisi Allah, pada hari kiamat (nanti), sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang lima (perkara): tentang umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya digunakan untuk apa, hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dibelanjakan, serta bagaimana di mengamalkan ilmunya” (HR at-Tirmidzi no. 2416 dan lain-lain, dinyatakan hasan oleh syaikh al-Albani).
Melansir muslim.or.id, masa muda penuh dengan godaan untuk memperturutkan hawa nafsu. Dalam kondisi seperti ini, tentu peluang untuk terjerumus ke dalam keburukan dan kesesatan yang dibisikkan oleh setan sangat besar, apalagi Iblis telah bersumpah di hadapan Allah akan menyesatkan manusia dari jalan-Nya dengan segala cara.
