Dari segi kesehatan yakni, menyiapkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS bagi warga kurang mampu, memastikan ketersediaan obat terutama di daerah pesisir, memastikan ketersediaan tenaga perawat setiap desa, serta memperbaiki Nakes dan fasilitas kesehatan, termasuk penerima jaminan persalinan.

Dari segi infrastruktur dasar yakni, memberi solusi terhadap 800 kilometer jalan kabupaten dan provinsi yang masih mengalami kerusakan, ketersediaan air bersih, 2900 masyarakat yang belum menikmati listrik serta jaringan telekomunikasi dan internet.

Segi birokrasi pemerintahan yakni, mewujudkan pemerintahan yang bersih berwibawa dan bebas KKN, mengubah culture dari dilayani menjadi melayani, dari daulat tuanku menjadi daulat rakyat serta memastikan dan menempatkan putra putri Konsel di dinas mata air bukan di dinas air mata.

Selain itu, ia juga akan mendorong pemekaran Konawe Timur, kecamatan serta desa, dan mendorong agar Konsel bisa mekar menjadi satu atau dua kabupaten lagi.

Menyelesaikan konflik lahan, baik antar warga dengan warga, warga dengan pemerintah maupun warga dan perusahaan.