KENDARI, TELISIK.ID - Kematian adalah sebuah kepastian. Ia bisa menemui siapa saja baik tua maupun muda tanpa bisa dimajukan atau diundur. Orang yang masih muda ataupun mereka yang sudah tua, yang masih dalam keadaan sehat maupun yang sedang sakit, semuanya bisa saja menemui kematiannya tanpa dapat diduga-duga.
Sebagai anak yang berbakti, sudah seharusnya juga setia mendampingi orang tua saat menjelang ajal. Lalu apa yang bisa dilakukan seorang anak ketika mendampingi orang tua yang sedang menghadapi sakaratul maut?
Dikutip dari Republika.co.id, Musthafa Al-Khin dalam kitabnya Al-Fiqhul Manhaji menyebutkan, ada 4 yang bisa dilakukan terhadap anggota keluarga yang sedang menghadapi sakaratul maut.
1. Menghadapkan ke arah kiblat dengan posisi miring di atas sisi kanan. Hal itu sesuai hadis yang berbunyi, "Abu Qatadah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW ketika tiba di Madinah menanyakan akan Bara' bin Ma'rur, dijawab oleh orang, "Dia telah meninggal dunia dan mewasiatkan sepertiga hartanya buat engkau Ya Rasulullah dan dia telah mewasiatkan juga agar dia dihadapkan ke kiblat bila dalam keadaan dekat dengan maut." Maka Nabi SAW bersabda, "Wasiatnya itu sesuai dengan Islam," (HR. Al-Hakim).
Baca Juga: Bahaya Cinta Dunia dan Cara Menghindarinya
