
Dilansir dari psbhfhunila.org nilai-nilai pancasila berkedudukan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal tersebut menjadi faktor pendukung eksistensi kearifan lokal, dimana kearifan lokal dapat juga menjadi sarana pengikat dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca Juga: 1.000 Guru Ikut Menulis Wisata Literasi yang Digelar Dikbud Sulawesi Tenggara
Salah seorang Guru SMA Negeri 2 Parigi, Safaria menjelaskan bahwa diadakannya penguatan profil pelajar Pancasila di SMA melalui kearifan lokal diharapkan bahwa siswa tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Inovasi Dinas Dikbud Sultra ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa dan komunitas pendidikan setempat dengan terus menggali kekayaan budaya lokal sebagai pondasi untuk membangun karakter pelajar Pancasila. (A)
