"Jadi sebagai motivasi sedikit untuk teman-teman yang di garda terdepan menangani langsung, per hari ini sudah dibayarkan," tandasnya.
Diketahui, sebelum ada informasi tunggakan insensif akan dibayarkan, ada kehawatiran nakes akan mogok bekerja di tengah kembali meningkatnya angka pasien yang tertular COVID-19.
"Ini membuat nakes khawatir, apalagi saat ini kasus COVID-19 kembali meningkat, ditambah lagi insentif hingga saat ini belum dibayarkan. Karena mereka nakes ini rata-rata sukarelawan. Kalau di antara mereka mogok bekerja siapa lagi yang melayani pasien COVID-19" kata dr Sukirman beberapa waktu lalu. (B)
Reporter: Musdar
Editor: Haerani Hambali
