Baca juga: Bertambah 15 Kasus, Pasien Positif COVID-19 di Sultra Jadi 685 Orang

Sebelumnya Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengapresiasi kerja keras petugas medis yang menjadi garda depan di tengah pandemi COVID-19.

Sebagai bentuk penghargaan, pihaknya memastikan akan memberikan insentif bagi tenaga medis yang menangani kasus Virus Corona. Insentif tersebut akan diambil dari alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) serta hasil recofusing dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari.

"Seluruh petugas yang menangani langsung pasien kami berikan insentif per orang kita akan berikan Rp 200 ribu per hari. Itu di luar insentif yang diatur oleh pemerintah pusat," kata Sulkarnain.

Bukan hanya itu, pihaknya juga memberikan perlindungan melalui pengikut sertaan tenaga medis dan seluruh relawan COVID-19 hingga di tingkat RT ke dalam BP Jamsostek (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan).